About Me

Foto saya
Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia
My name is Kevin. i'm 18 years old. I study about accounting in Sebelas Maret University (UNS). this is my first year in university. contact me if you want to know more about me. https://twitter.com/kevsuu . or https://www.facebook.com/kevin.sugeng or email me kevsu15@gmail.com. I have a dream. Great Dream. and i will prove that one day. Still in proccess :) Jessus Bless Us !

Kamis, 20 Juni 2013

Saat Menakutkan

Setelah operasi usai, hendaklah saya di bawa ke ruang ICU untuk mendapat penanganan lebih. Hari pertama pasca operasi pun saya lewati. Pada siang harinya pacar saya pun datang menjenguk saya serta teman-teman kelas dan teman dekat saya. Ketika pacar saya datang, saya pun sangat senang dan merasa terhibur oleh kedatanganya. Hendaklah dia mendekat dan saya beri dia sebuah pelukan kasih tulus dari saya. Saya mengatakan padanya, "sabar ya sayang, ini mungkin cobaan berat untuk saya, tapi apakah kamu akan setia pada saya untuk bisa menghadapi cobaan ini? ". Mengapa saya bilang begitu? karena saya merasa ini akan menjadi parah dan membutuhkan waktu yang  cukup lama untuk penyembuhan. Seketika itu dia langsung menyahut perkataan saya dan berkata "sudahlah, cobaan bukan untuk di hindari, aku akan setia menemanimu hingga cobaan berakhir". Itulah yang menjadi motivasi besar untuk saya untuk sembuh selain motivasi yang diberikan oleh keluarga yang amat sangat saya cintai. Keluarga dekat saya pun selalu menjenguk saya , terlebih kakek,nenek, ketiga om saya, dan tante beserta anaknya, mreka sudah saya anggap sebagai orang tua saya dan kakak-kakak saya sendiri.


ini adalah ruangan dimana saya di rawat inap kan.


Hari pertama , menunjukan kemajuan yang baik dimana kata dokter operasi saya berhasil. satu,dua hari saya lewati dengan penuh kesedihan dimana saya selalu ditemani oleh pacar saya, kakek,nenek, ketiga om saya, tante , adik-adik saya, serta orang tua saya yang amat saya sayangi  Mereka lah yang selalu mengisi hidup saya. Kondisi kaki saya sangat mengerikan , dimana luka sobekan operasi dimana-mana hingga menimbulkan luka yang amat besar hampir 80% dari  seluruh kaki saya. ini nih fotonya


ini adalah foto kaki saya pasca operasi. bisa dilihat kan masi terjadi pembengkakan. katanya sih ada bleeding di dalam, makanya kaki saya di lukai agar darah dan oksigen yang menekan dapat keluar hingga pembengkakan reda



Hari pertama, kedua pun saya lewati. Dokter-dokter pun selalu melihat perkembangan kaki saya, di mana  kasus kaki saya ini adalah termasuk kasus yang langka. Seingat saya ada sekitar 5 atau lebih dokter yang selalu menengok saya, yang utama adalah dokter arteri saya yang menangani saya sejak awal, dokter bedah tulang yang membuat luka operasi untuk aliran darah dan oksigen yang menekan agar dapat keluar, dokter anastesi, dokter jaga , dan lain-lainya. Tak disangka keadaan makin memburuk, 1,2,3 - 6 hari setelah pasca operasi membuat keadaan kaki saya memburuk. Ditandai dengan penghitaman di ujung kuku, itu mendadakan bahwa ada tanda-tanda kematian di kaki saya. Saya hanya bisa berharap dan berdoa kaki saya dapat membaik. Di samping itu, kakek saya karena ia adalah seorang militer, dengan keberanianya ia amat memperjuangkan cucunya ini, dengan cara selalu mengikuti perkembangan saya. Ia mendatangi saat itu dokter kepala di rumah sakit tersebut untuk membantu memecahkan solusi dari sakit saya ini. Hampir setiap hari ia mengunjungiku untuk melihat perkembanganku dan konsultasi dengan dokter arteriku yang menangani ku dari awal. Kakekku adalah satu-satunya keluarga ku yang ikut dalam operasiku. Ketika itu ibu dan ayahku hanya dapat merenungkan anaknya yang sedang menderita cobaan seperti ini. Ibuku tidak berhenti-hentinya menangisiku, sedangkan ayahku selalu meberikanku makanan apapun yang aku sukai, diantaranya adalah bubur ayam di salah satu restoran china. Hampir setiap pagi aku makan bubur itu, dan rasanya sangat enak. Disamping itu, saya ingat sekali ketika itu saya membutuhkan donor darah mengingat bleeding yang saya kluarkan mungkin cukup banyak, Seingat saya total darah yang saya gunakan sekitar 5 - 6 kantong darah, Cukup banyak bukan?

Selain itu, saya ingat betul penangan perawat-perawat ICU yang sangat care dengan saya. Sehingga saya dapat menganggap mereka seperti keluarga saya sendiri karena kedekatanya dan kepedulianya mereka terhadap saya. Ada salah satu perawat yang kebetulan ia satu keyakinan dengan saya. Ia memberikan saya rosario dan doa "Karonka:" untuk menguatkan jiwa dan raga saya dalam menjalani cobaan saya. Dia selalu mendatangi kamar ICU saya sekita pukul 3 sore untuk dapat mengajak saya berdoa. Saya sangat ingat benar betapa saya sangat diperhatikan oleh banyak orang. Begitu pula, ada salah satu ibu-ibu karyawan yang tugasnya mengantar makanan kepada saya yang sangat care juga terhadap saya, saya pun senang ketika saya di rumah sakit tersebut dapat mengenal perawat-perawat yang care terhadap saya. Ada juga perawat yang masih muda . umurnya sekitar 25 tahun yang mungkin saya anggap sebagai kakak saya, karena hanya dengan dia saat itu perawat laki-laki yang bisa saya ajak bercanda. Dan hingga saat ini pun ia masih kerap main kerumah saya dan membantu ibu saya merawat luka saya.

Kembali ke cerita tentang kaki saya ya.. Sudah seminggu pasca operasi saya berlangsung, kaki saya pun keadaanya semakin memburuk. ini  fotonya



ini adalah proses kematian pada kaki saya. Menurut dokter, kaki saya begini karena tidak adanya pasokan oksigen dan darah yang di sebabkan oleh putusnya arteri di kaki saya.


Ketika keadaan seperti ini, saya gencar-gencarnya berdoa kepada Tuhan ditemani oleh keluarga saya, orang tua saya dan pacar saya. Biasanya orang tua saya berdoa "Novena"bersama saya tiap jam 9 malam di kamar saya, sedangkan pacar saya biasanya jam 3 sore "Karonka"dan jam 9 malam "Novena" .
Saya hanya dapat berdoa dan terus berdoa, karena itulah yang menguatkan saya untuk dapat menjalani segala cobaan atau salib hidup di dunia ini. Hidup terasa berhenti disitu. Itulah yang saya rasakan,bagaimana saya memikirkan tentang kelanjutan salib saya ini.

Hari demi hari, semakin banyak keluarga saya yang berkunjung. Namun, yang saya ingat hanyalah keluarga inti saya seperti Kakek Nenek, ketiga Om saya serta Tante dan kedua anaknya. mereka lah yang amat sering mengunjungi saya, karena saya sendiri pun sudah menganggap bahwa saya adalah anak ke-6 dari Nenek saya. hahaha. Namun tidak lupa juga, teman-teman dekat saya, dari teman SD hingga SMA pun berdatangan, tetapi yang paling kerap datang ya pacar saya pastinya haha.

Kembali ke cerita kaki , setelah beberapa hari berlalu, saya melewati kira-kira 21 hari di ICU, saya berada di tempat yang menakutkan, karena di sekeliling saya adalah orang-orang yang menderita penyakit parah seperti gagal ginjal,stroke,jantung, dan lain sebagainya.Saya pun kerap melihat ketika orang itu meninggal. Kalian bisa bayangkan pastinya apabila anda melihat seperti itu, pastinya sangat menyeramkan. 
Kaki saya yang terluka ini, selalu di kunjungi dan di cek dokter pastinya. Saya ingat benar detik-detik ketika ujung kaki saya mulai kehilangan detak jantung. Ya Tuhan, sangat sakit rasanya ketika saya merasakan itu, saya tidak bisa berkata apa-apa kecuali berdoa. alat pendeteksi nadi kerap kali di tancapkan, namun tetap saja masih "0" , 
ini adalah foto monitor yang digunakan sebagai pantauan detak jantung saya dan lain sebagainya. namun apabila alat pendeteksi di kaitkan dengan kaki kanan saya, pasti hasilnya "0". Sangat Menyedihkan :(


Sementara saya memikirkan itu, di lain sisi adalah rasa sakit yang tidak tertahankan. Hingga dokter pun memberi campuran morfin untuk meredakan. sebelum itu, saya menggunakan obat penahan sakit yang bernama  petidin. Mungkin karena sakitnya tidak tertahankan sehingga dokter memiliki alternatif lain sehingga memberi morfin yang di campur kedalam infus saya  Saya hanya bisa selalu berdoa dan ibu saya pun slalu menangis melihat saya seperti ini.
Bagaimana rasanya apabila dokter yang menanganimu ketika itu hanya mau bicara di luar kamar bukan di dalam kamar ? itu pasti pertanda buruk ! Saya merasa mungkin kaki saya akan di amputasi, "Oh Tuhan cobaan dariMu sungguh berat." Hal itu hampir terjadi selama 2 minggu setelah pasca operasi.
Sebelumnya, setelah operasi pertama berlalu, sekitar 4-6 hari pasca operasi pertama, saya pun harus menjalani operasi kedua dikarenakan adanya dugaan dimana terjadi penyumbatan didalam arteri saya yang baru saja disambung. Ternyata benar, operasi kedua ini menemukan sekitar 10-14 lebih gumpalan darah yang mengental sehingga menyebabkan darah tersebut tidak dapat mengalir normal hingga ke ujung kaki. Saya lupa nama dalam bahasa dokter apa, namun seperti itu kronologisnya.
Setelah itu pun, pasca operasi kedua selesai, sekitar kurang lebih 4 hari, saya pun hendak akan di operasi lagi untuk ketiga kalinya, kasus dan dugaanya sama, yaitu terjadi penyumbatan, ternyata benar, ditemukan lah salah satu vena atau otot yang sudah mengeras, dan berwarna hitam, dapatkah anda membayangkan? sakit pasti rasanya, terlebih setelah pasca operasi setelah obat bius nya hilang, sudah dapat anda bayangkan pastinya rasa sakit yang saya rasakan.

Semakin hari berlalu, mendekati hari ke-21 , keluarga saya lebih kerap mendekati saya, dan terlebih ibu dan ayah saya yang selalu di samping saya dan selalu menangis. Saya semakin merasa waktu untuk kaki saya sudah dekat. Ternyata benar ! ibu saya pun menutup kesedihanya dengan senyuman palsu. Ia selalu mendampingi hari-hariku disaat hari yang tidak akan pernah saya lupakan tiba. saya lupa ketika itu hari apa, namun tepat sekali hari ke-21 tiba. Ternyata , kaki saya divonis untuk di amputasi. Oh Tuhanku, apa yang harus saya lakukan? Dihari itulah Mujizat dimulai ! ini saya sartakan foto kaki saya saat akan di amputasi
foto ini di ambil ketika tim dokter yang menangani saya menyerah dan ini detik-detik menjelang Kemuliaan Tuhan !


Ketika itu,saya dipindahkan sekitar pukul 08.00 pagi. Dan ternyata eksekusi amputasi akan dilakukan pukul 11.00 . Dapatkah anda membayangkan bagaimana perasaan saya? saya merasa Tuhan menyelamtkan saya. Dokter utama saya yang bernama Dr. Bandrio yang saat itu hingga sekarang ini menangani saya, hendak mempertahankan kaki saya. Lekaslah ia memindahkan saya untuk dirawat di Rumah Sakit lain dengan harapan kaki saya dapat di pertahankan, Inilah mujizat Tuhan. Dimana ada kebuntuan, disitu ada jalan :) .
Saya amat merasakan karunia Yesus Kristus turun diatasku. Sempat juga sebelum hari ini terjadi, saya di konsultasikan kepada dokter spesialis bedah plastik untuk melakukan "graving" atau di sayat bagian yang "mati". Namun hal itu sangat beresiko, karena yang dipertaruhkan adalah nyawa saya. Mengapa begitu? karena kimia yang digunakan dapat membuat jantung saya terganggu. Kembali ke cerita sebelumnya,

\Lekas saat itu, aku dibawa ke" Rumah Sakit Dr Oen Surakarta", untuk penanganan lebih lanjut. Aku diangkat menggunakan ambulance dan ketika aku berpamitan, seluruh suster ICU yang bertugas di" RS Kasih Ibu Surakarta" mendatangiku dan mendoakanku, ada juga yang memeluk dan mencium keningku. Aku merasakan bahwa mereka sudah menganggapku seperti saudara mereka sendiri. Mereka pun ada juga yang gingga menteskan air mata. Sungguh haru rasanya :(

Sesampainya di RS Dr Oen, lekaslah aku dibawa menuju IGD untuk registrasi sesuai prosedural.
Oh tidak ! ternyata seluruh kamar atau tempat di ICU penuh. Aku pun ditempatkan kira-kira 2 jam lebih di IGD dengan tempat tidur yang hanya pas sebadanku dan panjangnya pun lebih panjang badanku daripada tempat untuk menunggu ini. Aku pun merasa amat sangat kesakitan dan sesak pastinya.
Lantas, setelah menunggu kira-kira 2 jam, aku di bawa ke ruang isolasi ICU agar mendapat penanganan khusus dan tempat yang steril.

Selang 1 hari dari aku dipindahkan, saat itu pun dokter bedah plastik senior di rumah sakit Dr Oen pun mengunjungiku. Nah ternyata.... Ia pun memberi saran untuk mengamputasi kakiku juga. Katanya karena kaki ini sudah tidak dapat dipertahankan, mengingat lukanya yang parah dan proses pembusukan yang sedang berjalan. Ini fotonya  ------>>>



left side





yang warna hitam ini adalah proses jaringan mati atau proses pembusukan.
Mengapa bisa menghitam ? karena adanya proses kematian yang ditandai dengan tidak masuknya nutrisi dan  pasokan darah serta oksigen ke ujung kaki yang menyebabkan kaki kanan mati. 

Dapat anda lihat kan? ini nanah , darah, dan cairan yang keluar dari kakiku


Inilah kondisi kaki saya pada kondisi paling parah yang hendak di amputasi.

Pada saat itu, saya beserta keluarga saya sudah merasa putus asa dan merasa tidak ada jalan keluar.
Pihak Rumah Sakit sudah menghendaki Perwakilan dari keluarga saya untuk menandatangani surat persetujuan eksekusi amputasi tersebut. Amputasi akan dilakukan keesokan harinya pukul 07.00 pagi hari. Keluarga saya pun menangis, waktu itu hanyalah Kakek saya dan Ibu saya yang tinggal didalam. Ibu saya hanya memeluk saya. Hendak saya berkata, "ma, apakah ini akhir dari mimpiku untuk jadi tentara? apa aku nanti setelah di amputasi bisa basket lagi? jika tidak aku minta tolong, buanglah seluruh pakaian serta perlengkapan basketku agar aku dapat melepas semuanya" . Ibuku hanya terdiam dan merenung serta memelukku dengan kencang. Disamping itu Kakekku selalu menyemangatiku, "sudahlah, berserahlah saja kepada Tuhan. Tuhan adil, pasti ada jalan :) kehilangan kaki bukanlah akhir dari hidupmu vin"
Oh tidak Tuhan, aku berkata dalam hatiku, "mengapa semua ini terjadi padaku? mengapa ini terjadi saat aku beranjak dewasa? saat aku masih muda belia dan siap memandang masa depan?".
Saat itu juga tak lupa aku mengirim pesan ke GF ku , kataku padanya "sayang, apa kamu gak malu nanti apabila kamu pacaran dengan laki-laki yang hanya memilki kaki satu?". Ia menjawab, "sudahlah, itu sudah pilihan. Aku dampingi kamu".

Yaa cukuplah dengan semangat dari ibu ayah serta keluarga besarku ditambah lagi pacarku yang dapat membesarkan hatiku.
Namun.... Mujizat tidak berhenti datang kepadaku. Saat itu juga Kakekku menghubungi Dr Bandrio dan mengajak bertemu. Setelah bertemu , lekas kakekku bicara padanya dan intinya adalah "apakah tidak ada alternatif lain". Dokter ku pun menjawab. "saya punya teman pak, dia sedang meneliti stem cell , mohon bapak menghubunginya".
Saat itu juga semua keluargaku bergerilya, Tante ku langsung mendatangi tempatnya praktek untuk memesan tempat. sedangkan kedua Paman ku beserta kakekku on the way menuju tempatnya praktek.
Setelah dokter itu ditemui oleh keluargaku dan berdiskusi, dokter Endah Yulianto namanya, seakan ia memberikan sebuah harapan besar, dan ia berkata "ya pak, saya bisa! " .
Saat itu juga paman ku menghubungi ibuku dan berkata "ada mujizat". Mengucap Syukurlah aku beserta ayah ibuku kepada Tuhan Yesus. Trima Kasih Tuhan. KemuliaanMu Sungguh Besar !
Setelah terdengar kabar tersebut , aku merasa seakan ada harapan atas semua ini. Namun, jalanku yang harus aku tembuh masih panjang. Aku berharap aku kuat melalui semua ini, karena Yesus memilihku.



Sabtu, 20 April 2013

7-Agustus-2012

MY STORY BEGIN
Pagi-pagi sekali aku bangun, melanjutkan rutinitas biasaku yaitu sekolah. sebelum sekolah biasanya pukul 04.30 , aku jogging dan melatih fisikku untuk menyiapkan masuk di akademi. hampir tiap hari aku melaksanakan rutinitasku itu. setelah itu selesai , biasanya aku lekas mandi sarapan dan lekas berangkat sekolah. sebelum berangkat aku tidak merasakan sesuatu sedikitpun yang berbeda dari biasanya.

Karna uangku hanya tinggal Rp 4000,00 aku hendak meminta uang sakuku kepada papa mama ku, aku jarang meminta kepada mereka sebelum uang saku ku habis. namun ketika itu bensin ku habis dan tidak cukup pastinya untuk brangkat hingga pulang sekolah. lantas, aku meminta uang saku ku kepada mama papa, saat itu mama sedang mandi dan papa sedang berbincang-bincang dengan temannya. karna waktu sudah mepet, lantas ak marah kepada papa ku karna terlalu lama berbincang dengan temanya dan tidak lekas mengambilkan, sedangkan aku langsung pergi saja tanpa menunggu uang sakuku kudapatkan.

Aku marah, dan aku bingung mau pake uang apa beli bensinku nanti? apakah dengan 4000 rupiah aku bisa dapatkan bensin sekaligus beli minuman di sekolah? sedangkan aku sudah punya komitmen di diriku aku tidak mau utang temenku. lantas aku emosiku pun meningkat.

Lampu merah demi lampu merah kulewati, sesampainya di perempatan Tony Jack. aku bertemu dengan teman sekelas ku dan aku mengikutinya untuk menyapanya. sesampainya di depan salah satu restorant terkenal, aku langsung menyapa "woy" . namun seketika itu juga  lantas ada mobil yang melewati marka dan langsung saja menabrak kita berdua bersama 3 orang lainya secara beruntun, dan aku pun menjadi yang pertama. aku langsung bicara dalam hati "Ya Tuhan apakah ini waktuku? maafkanlah segala kesalahanku Ya Bapa". Kejadian itu berlangsung sekejap.
ini adalah foto motor temanku yang saat itu kecelakaan bersamaku.
keadaan motorku tidak jauh beda sih sebenarnya, namun saat itu ayahku tidak mengambil foto dari motorku, namun cukup parah juga, body depan motor hancur dan mesin nya pun pecah. bisa anda bayangkan kan?



Setelah itu ternyata Tuhan masih memberikan kesempatan padaku, kakiku tertindih vario putih yang kutunggangi, kaki kanan tepatnya. aku sudah mengira pasti kakiku patah. lantas aku segera bangkit berdiri untuk membanting motorku yang jatuh mengenai kakiku, tak ada orang yang menolongku untuk berdiri. aku berdiri sendiri dan sakit sekali rasanya, setelah kakiku terlepas lalu hendak aku berdiri dan jalan ke trotoar jalan namun aku pun tidak kuat berjalan dengan kedua kakiku. aku menggunakan kaki 1 ku untuk menopang badanku untuk berjalan dengan jara melompat-lompat, sedangkan temanku hanya tergeletak di jalan, sempat aku memiliki pikiran untuk menolongnya dahulu namun keadaanku tidak memungkinkan karna sakit yang tak tertahankan dan kondisi kakiku yang terasa amat sakit.

Tak ada 1 orang pun yang menolongku untuk berdiri atau berjalan, hanya sesampainya di trotoar baru ada sekerumunan orang yang menolong dan menghampiriku. lantas aku langsung diberi teh hangat oleh seorang ibu paruh baya yang sedang menjual minuman pinggiran dan segeralah salah seorang pengunjung restoran menanyakan nomor telepon ayah ibuku dan segeralah ia menelpon mereka. tak sampai 10 menit ayahku datang dengan temannya tanpa menggunakan alas kaki dan hanya menggunakan celana bogel dan kaos rumahnya, setelah itu ada 2 orang guruku, tepatnya guru agama Katolik dan Kristen yang mendatangiku. lantas aku segera mereka angkat ke ambulance. setelah di ambulance baru mama dan omku datang menghampiru ku seketika itu juga aku bilang ke papa mama, "pah mah, maafin kevin yaa kalau kevin punya salah". Mamaku lansung meneteskan air mata dan bilang "kamu gak salah le.."

Aku amat sangat ingat tentang kejadian itu. di ambulance aku langsung sms orang yang selama ini mengisi hidupku yaitu pacarku, "yang aku kecelakaan, kakiku keliatane patah". setelah dia trima sms dariku, langsung ia menelponku dan bertanya keadaanku. sesampainya di RS Kasih Ibu, lekas aku di baringkan di tempat tdur UGD yang sempit pastinya.  Setelah itu aku pun langsung diagnosa dokter, "oh ini gapapa ini paling patah". lekas aku masuk ruangan RONTGEN. rontgen pertama pun selesai dan dokterpun mempertegas ucapanya. namun aku masih belum percaya dan keluarga ku pun menghendaki melakukan rontgen ulang. aku di rontgen sekitar 3x, di seluruh kaki kananku pastinya. namun hasil menunjukan hal yang sama seperti hasil foto pertama.

Karna dokter mengatakan tidak apa-apa keluargaku pun agak tenang dan membawaku ke bangsal. semakin lama aku dibangsal kakiku pun tambah membengkak, lalu keluargaku pun memanggil dokter spesialisuntuk memeriksa ulang. lalu dokter spesia;is itu menghendaki ku untuf foto ARTERIOGRAFI yaitu foto pembuluh darah yang di mungkinkan putus ketika aku menerima benturan itu. pukul 12.00 aku pun dibawa ke RS Yarsis untuk foto Arteriografi, ternyata benar salah satu arteri utama ku di kaki tepatnya di bawah lutut putus. setelah itu dokter langsung memutuskan untuk melakukan operasi.

Setelah foto arteri usai, hendak saya di bawa kembali ke RS Kasih Ibu untuk penangananan selanjutnya yaitu operasi. kira-kira pukul  17.00 kekasih saya pun datang, entah kenapa tiba-tiba ia menangis menghampiri saya, dan mama saya pun bergegas keluar karena mungkin itu suatu privasi bagi saya.saya hanya bisa berkata padanya "sudah tenang saja, doa saja agar operasi saya lancar" sambil aku memeluknya. dia hanya diam dan terus menatap saya. ia terus menunggu saya hingga waktu operasi tiba.

Operasi berlangsung kira-kira pukul 20.00. yang semestinya dilakukan pukul 22.00 namun keluargaku minta untuk dipercepat. ternyata "golden periode" dari arteri putus itu adalah 4 jam, dan sudah diketahui pastinya hal itu sudah melampauhi batas. tapi operasi pun tetap berlangsung. apabila tidak dilakukan tindakan maka arteri yang putus tersebut akan terus menekan darah hingga terjadi pembekakan dan akhirnya akan menekan ke jantung dan pasti anda sudah tau apa yang bakalan terjadi apabila sampai ke jantung saya. keluarga saya terus mengkhawatirkan saya terlebih ayah dan ibu saya. eyang kakung saya pun langsung bertindak sebelum operasi dilakukan. ia terus mengupayakan yang terbaik bagi saya hingga para dokter spesialis yang bersangkutan dengan penanganan saya pun ia ajak diskusi bersama untuk melakukan yang terbaik hingga pada akhirnya eyang kakung saya ikut dalam operasi tersebut. iperasi berlangsung kira-kira  6 jam an hingga arteri tersambung dengan alat semacam elastis bentuknya kata kakek.
ini adalah gambar dimana arteri kaki saya putus
ini adalah gambar anatomi lutut, yang saya beri tanda itu adalah tempat arteri saya putus.


Kakek saya sangat menyayangi saya, dan beliau menginginkan saya untuk melanjutkan kiprahnya di dunia militer. ia sangat mengharapkan saya untuk dapat melanjutkannya di kiprahnya sebagai tentara. saya pun meresponya dengan baik untuk menyiapkanya dengan baik masuk kesana, karna mengingat postur saya yang tinggi besar pastinya hehehe. kembali ke setelah operasi saya langsung di masukan ke ICU untuk proses lebih lanjut dan pemantauan secara monitoring.


Jumat, 01 Februari 2013

Apa yang kita dapat dari hubungan ini


Detik demi detik, menit demi menit, jam demi jam, dan hari demi hari terlewati, si cewe pun mulai merubah si cowo menjadi lebih baik. Pada awalnya ketika si cowo masi duduk pada bangku Sekolah Menengah Pertama hingga kelas 10 Sekolah Menengah Atas, si cowo adalah anak yg tergolong nakal karna lingkungan tempat ia bergaul. Ternyata si cewe adalah adik kelas si cowo pada saat Sekolah Menengah Pertama, oh makanya ia sudah pernah  tau si cowo karna sering terdengar nama si cowo di central speaker di sekolah mereka saat itu. 

Saking bandel nya mungkin ya sampai si cowo pada saat ia Sekolah Menengah Pertama dengan kelompoknya sangat terkenal di sekolah nya, sebut saja mereka https://twitter.com/RPWcrew , haha itu adalah sekumpulan teman dekat si cowo yg seru-seru pastinya dan mereka memiliki kekerabatan yg sangat dekat hingga saat ini. Tidak sampai disitu, si cowo memiliki banyak teman di luar sana, dan diantaranya lah yg membuat ia digolongkan bandel. 

Ketika SMP si cowo pernah terlibat perkelahian dan aksi vandalisme bersama teman-temanya. Lha saat aksi vandalisme itulah yg pada akhirnya si cowo dan teman-temanya di tangkap satpol pp hahaha, emang bener bener si cowo ini bandel sekali (tapi bandelnya gak pernah yg bersangkutan dengan merusak kesehatan lho ya) hingga akhirnya karna keseringan namanya disebut di central speaker sampai si cewe ini mengenal si cowo walaupun si cowo tidak mengenalnya. Eh ternyata malah SMA pacaran.

Dari SMP hingga kelas 10 si cowo selalu mendapat nilai jelek dan pada akhirnya si cowo masuk deh di penjurusan IPS, namun semenjak kenal si cewe dan akhirnya berpacaran si cowo pun mulai sadar akan masa depan dan membenahi pola hidupnya dan berubah 180 derajat. 
Setiap hari mereka belajar untuk menargetkan nilai yg terbaik, dan sebelum ulangan harian tiba karna di sekolah kami ulangan harian selalu terprogram maka kami selalu menyempatkan diri untuk pergi ke Gua Maria untuk berdoa bersama dan minta kemudahan dari Tuhan. Kami pun selalu membuat perjanjian/taruhan untuk bagus-bagusan nilai dan apabila kalah harus traktir nonton di XXI atau makan ke restoran mahal seperti Pizza Hut. Mid dan semesteran pun juga berlaku seperti itu untuk menunjang semangat kami. hahaa

Pada awal kelas XI semester 1 si cowo hanya menempati kira-kira peringkat 13 di kelas nya dari 37 siswa, ya lumayan lah udah ada perubahan dikit. Lama kelamaan ia pun selalu di suport,di beri dorongan,dan di beri ceramah rohani oleh si cewe dan pada akhirnya pun si cowo rajin belajar. Walaupun setiap hari si cowo itu basket muluk karna ia ikut tim basket di sekolahnya namun tak lupa setelah ia sampai di rumah ia selalu belajar dan mengulang pelajaran. Dan hasilnya broo si cowo masuk 5besar di kelasnya dengan rata-rata 86, bagi si cowo itu adalah perubahan yg sangat significant hahaha tau sendiri gan dia sadar juga baru-baru aja kan.. 
Si cowo sangat berterima kasih dengan apa yg udah si cewe berikan..

Buat si cewe belajar di pagi hari itu jarang dia lakukan dalam waktu tes disekolah, kebiasaan dia di SMP belajarnya malem pagi bangun lalu berangkat kesekolah. Tapi semenjak kenal sama cowo ini dia mulai mengenal dan belajar untuk bangun pagi setiap ada tes. 
Mereka biasa bangun jam 4 pagi untuk mengulang materi lagi baru bersiap-siap kesekolah.
Bagi si cewe misscall cowonya untuk bangun pagi dan belajar adalah suatu kewajiban. Maka dari itu menggunakan alarm untuk bangun pagi dan misscall cowonya menjadi salah satu motivasi cewe in buat bangun pagi.
Setelah beberapa waktu cara itu digunakan, nilai cewe ini juga mengalami peningkatan dan kebiasaan baik baru yaitu bangun subuh buat belajar.
Kebiasaan yang terus dilakukan itu mengubah masing-masing dari kami menjadi lebih baik, hingga akhirnya si cewe sekarang berhasil memasuki jurusan IPA.
Cewe ini pun belajar banyak dari cowo ini mulai dari yang tertib misal kasi info  ketika mau pergi istilahnya pamit. Belajar yang namanya nggak ceroboh dan teliti dengan barangnya sendiri.
Belajar banyak juga mengenai pacaran yang ga hanya buat "Have Fun" tapi yang bisa bawa dampak positif buat masing-masing dari kita. Jadi kita bisa nunjukin kalo kita pacaran itu ada manfaatnya kalo kita pacaran itu bawa dampak positif.
Gak selamanya kok pacaran itu negatif seperti yang selama ini udah jadi label buat orang pacaran di SMA.
Kita berusaha buat pacaran ini jadi motivasi untuk kesuksesan kita besok.
Jadii, apapun itu kita berusaha agar semakin hari kiat semakin baik dan mempertanggungjawabkan apa yang sudah kita bicarakan.
Kalo kita boleh bilang "Don't Judge The Book by The Cover" karna gak semua pacaran itu bawa dampak negatif banyak pacaran yang memacu semangat untuk lebih maju. Kita semakin dewasa dan pasti semakin juga dapat berpikir kritis kan? so let it be 
by : https://twitter.com/nurainimrp













Awal Hubungan

Tanggal 15-01-12 pun berlalu, kita berdua memutuskan untuk menjalin sebuah hubungan yaitu berpacaran, kita pun menjalaninya dengan sukacita dan tanggung jawab tentunya.
Inget banget tuh hari itu tanggal 23 Januari 2012 selang 8 hari kita berpacaran, karna hari itu Imlek jadi sekolah kita libur.
Si cowo ngajak cewenya untuk pergi ke Lembah Hijau tepatnya didaerah Jaten, karna taunya cewe ini Jaten deket ngikut deh kesana.
Waktu petama keduanya sepakat untuk bertemu didepan SMP kami.
Setelah bertemu, cowo ini mengajak kerumahnya selain untuk bertemu dengan kedua orangtuanya juga untuk menitipkan motor cewenya.
Mereka pun mulai otw berboncengan menggunakan vario putih(milik cowoknya).
Belum jauh dari keberangkatan cowoknya ngomong 

co : "eh sekalian ke TW ya"
ce : "gak ah, TW kan jauh kita naik motor" 
co : "egaak TW tu dekeet sama Jaten"

cowok ini pengen ke TW dengan satu alasan 'nyusul temen-temen basketnya yang semalem udah nginep divilla milik salah satu dari mereka'
si cowok ngebet banget ke TW karna dia ga dibolehin malemnya ke TW, jadi deh rencana kita ke Jaten gatot alias gagal total.
Tujuan berubah mendadak yaitu Tawangmangu, diperjalanan yaa kami berdua bercanda,tertawa tapi suasana gak berjalan seperti itu terus kami juga tak jarang untuk lama berdiam diri diatas sepeda motor.
Mungkin hal ini merupakan waktu pertama main jadi agak canggung.
Sampai di TW pun belum berhenti pengalaman kita temen-temen cowoknya jaiiil banget bisa bisanya membohongi kalau mereka sudah turun(turun= Pulang ke Solo).
Sempet marah-marah tu cowoknya pas pegang motor dan cewenya yang pegang hp buat bales sms jail dari temennya itu.
Setelah beberapa sms debat, sampailah kami di Tawangmangu tepatnya divilla temen si cowok.
Hanya beberapa perbincangan lalu kami menuju pasar untuk makan siang.
Menu siang itu adalah nasi goreng :D
The taste is emmm not bad laah lumayan buat lidah kita, tapiii liat jam waduuh waktu sudah menunjukkan cukup sore, sesegera mungkin kita sampe Solo ga memakan waktu yang lama. 
Nah kesampean tu Tawangmangu-Solo cukuup 45 menit, kita gak tau yaa entah itu dalam keadaan ngebut atau santai yang dibuat-buat.
Walau sering naik turunin pantat dari jok karna duduk terlalu lama alhasil pantat panas, tapii kita nikmati banget pengalaman atau kenangan kita pertama waktu itu.



Rabu, 30 Januari 2013

Awal Mula

Hello guys,
Kita cuman iseng aja nih ngisi waktu luang kita dengan buat blog yang menceritakan tentang pengalaman hubungan kita. Cukup banyak sih pengalaman kita yg udah kita lalui. perkenankan kami untuk share aja yaah, ngisi waktu luang doang kok tp kalo bermanfaat ya Puji Tuhan deh..
Kita adalah 2 abg yg sedang menjalin hubungan yg dimulai dai jenjang Sekolah Menengah Atas.
Awal pertemuan kita dimulai dari kegiatan suatu organisasi di SMA yaitu Rohkat. Saat itu ada sebuah kegiatan tahunan yg disebut "Rekoleksi".
Pada saat itu si cowo sudah menjalin hubungan dengan seseorang yg beda sekolah dan juga beda iman pula. Tapi hatinya dah gak betah sob, beda beda in agama soalnya, males gilak kayak gitu di masalahin haha. Emang bukan jodohnya kalik yaa.
Saat Rekoleksi si cowo usil nih, kan ada yg paling bening tuh dari semua adik kelas, yaudah di usilin aja. Biasa kakak kelas broo


Tau gak sih adik kelasnya ini habis operasi digusinya, karna itu dia selalu memegangi mulut untuk menahan sakit eh malah ni cowok gangguiiiin terus sampe buat bahan tertawaan satu rohkat. Otomatis kan liat temennya ketawa adik kelas ini mencoba untuk tertawa alhasiiil dia kesakitan saat mulutnya tertawa.
waktu berjalan 2 hari 1 malam bersama rohkat terlewati dengan lancaaar Puji Tuhan 0:)
Yeeeaay \=D/ akhirnyaaa pulang juga ga ada yang namanya dibully buat adik kelas -_____-
Sesampai dirumah, jaman itu masih ngetrendnya facebook ya ?
Si adik kelas buka facebooknya eh kok ada friendrequest ya, dibuka kan namanya tu "Kevin Sugeng" tapi profile picturenya kok cewe ? ponian lagi hahaha =)) wah sudah dipastikan ni foto ceweknya niiih 
karna sosok namanya dikenali, diklik lah kalimat "Accept" 

Taraaatt :D The Conversation is Beggin
Dimulaai dari adik kelas say thankyou for add kepada kakak kelasnya inii lewat wall, eh lha kok dihapus yah ? *alasannya takut ketawan pacar* hahaha
Dimulai ni chat chat an sampe sering itu lewat dari jam 12 misal jam 1, jam setengah 2 itu pagi looh sampe terkadang salah satu dari mereka off dan terpaksa chat mereka masuk kedalam message.
jadi deh tu dari chat masuknya ke message.
Saking pinternya si cowok ini gombal dan basa basi, dia bisa ngejebak adik kelasnya buat yang sms duluan ntah ngomong yang suwung lah yang sepi lah yang pasti dia memberi nomor hp nya ke adik kelas dan adik kelas itu sms kalo itu nomernya.
Setelah itu mereka berdua mulai melupakan facebook dan asik smsan, kebiasaan si cowok ini kalo sms itu pasti jam 6 sore karna jam itu dia udah selesai berlatih basket, dan kalo laaama ga dibales pasti ngulang sms lagi dengan sms kosong *hahaha*.
Nah smsan-nya dah lumayan kaan, cowok ini mulai nih ngajakin kegereja bareng gitu, walaupun awal pertemuan masing-masing dari mereka membawa 1 teman untuk menemani agar tidak canggung.


Naa ini gerejanya yang terletak di jl.Arifin namanya Gereja Purbayan :)
disinii nih kita pertama kali ketemuan

Usut punya usut eh ternyata malah greja ini yg mbuat kita berdua tambah deket. 
Seiring waktu berjalan dan akhirnya sebut saja https://twitter.com/kevinsugeng jomblo lagi , jadi deh tuh buat ngisi kekosongan dan buat berharap jadi yg terakhir dimulai ,
Tiap hari kita berdua smsan yah untuk mendekatkan diri pastinya..
masa-masa pendekatan antara kita berdua pun telah usai , yaa sekitar 5 bulan gitu lah.. 

Pada saat itu hari minggu, dan pas banget ada event NBL series Solo sedang berlangsung, tepatnya tanggal 15-01-12 . Karna si cowok suka sama yg namanya basket jadilah tuh ngajak gebetanya ini untuk nonton bareng,
Setelah kita berdua janjian ketemu di parkiran, jalan deh kita berdua dan mulai memasuki tribun Sritex Arena Solo. Saat itu semua tempat duduk Tribun penuh banget, tapi untung ada sisa sedikit tempat. Cukuplah kalo hanya untk berdua, wahaha. 

Jam menunjukan pukul 16.30, saat itu pun juga sedang hujan lebat, makanya kita sambil nunggu hujan turun nglanjutin nonton NBL nya aja, eh eh ternyata kejadian tuuuh.. si cowo ngungkapin apa yg dia rasain ke si cewe sebut saja https://twitter.com/nurainimrp, unik loh caranya.. walaupun kita udah samping-sampingan, si cowo tetep aja grogi dan akhirnya ia ngrim sms dan seketika itu juga si cowo ngmg sama si cewe "eh tuh ad sms masuk", lantas si cewe langsung membukanya
setelah si cowo ngungkapin eh dianya malah senyam senyum gak karuan, batinya si cowok "gek ki ngopo cobo malah senyam senyum dewe" . 
Eh selang setengah jam si cewe langsung bilang "ketoke ora i mas" "ora nolak"
wahahah ora nolak jareee, yaudah lah seneng wis si cowo.
Dari sini lah perjalanan hubungan kita dimulai..
about us
through trial together. through time together. keep our promises.
Diberdayakan oleh Blogger.